Minggu, 27 Oktober 2013

HEBATNYA BANG TOYIB

Siapa itu Bang Toyib? Ada apa dengan Bang Toyib?? Kenapa Bang Toyib begitu terkenal?? Beberapa tahun terakhir ini Bang Toyib begitu terkenal, bahkan mungkin seluruh masyarakat Indonesia akan menjawab hal yang sama ketika kedua pertanyaan tersebut di ajukan kepada mereka.
Toyib adalah sebuah nama yang biasa disandang oleh seorang laki-laki. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa nama Toyib digunakan juga untuk menamai anak perempuan. Karena kata Toyib itu sendiri berasal dari bahasa arab yaitu “Toyyib” yang berarti baik, sehingga sah-sah saja ketika para orangtua menamai anak perempuan dengan nama Toyib, (dengan catatan harus di sesuaikan) karena kata toyib dalam bahasa arab memiliki arti yang sangat fleksibel.
 Kembali ke permasalahan awal kenapa Bang Toyib begitu terkenal? Karena beberapa tahun terakhir ini nama Bang Toyib sering digunakan dalam beberapa lirik lagu baik itu lirik lagu dangdut maupun lirik lagu pop. Bahkan setiap lirik lagu yang menggunakan nama Bang Toyib dapat dikatakan sangat sukses dan sangat laku dipasaran, hal ini dikarenakan lirik lagu yang sederhana dan musiknya juga sangat easy listening sehingga masyarakat Indonesia dengan mudah menerima lagunya bahkan mereka sangat menikmatinya. Hal ini menjadikan penyanyi yang mempopulerkannya meraup keuntungan besar, selain pundi-pundi uang mereka bertambah juga mereka mendapatkan popularitas yang luar biasa sehingga menjadikan mereka sebagai penyanyi papan atas di Indonesia.
Bang Toyib pertama kali populer melalui lagu dangdut yang berjudul “Bang Toyib”.
Berikut potongan lirik lagunya :
Bang toyib… bang toyib
Kenapa tak pulang-pulang…
Anakmu.. anakmu…
Rindu ingin bertemu


Melalui potongan lirik lagu diatas Bang Toyib sendiri dicitrakan sebagai seorang yang memiliki image negatif, dia tak pulang-pulang untuk menemui anak istrinya padahal anak istrinya sangat merindukannya. Hal ini juga di pertegas melalui lirik lagu berikutnya seperti pada lirik lagu berikut ini:

Tiga kali puasa…
Tiga kalilebaran
Abang tak pulang-pulang
Sepucuk surat pun tak datang…
Lirik lagu ini semakin mempertegas bahwa Bang Toyib memiliki pencitraan negatif karena dia tidak pernah pulang selama tiga kali puasa dan tiga kali lebaran yang artinya jika kita jumlahkan, bang Toyib tidak pernah pulang-pulang selama hampir tiga tahun bahkan katanya sepucuk surat pun tak datang, yang artinya bang Toyib pun tidak pernah mengasih kabar terhadap keluarganya selama hampir tiga tahun tersebut.
 Melalui lirik lagu yang sederhana dan musik yang sangat easy listening dikalangan penikmatnya, lagu dangdut dengan judul “Bang Toyib” ini sangat populer di awal kemunculannya bahkan orang-orang yang bukan berasal dari penikmat genre musik dangdut pun pasti mengetahui lagu bang Toyib ini. Dan hal ini juga yang menjadikan semakin kuatnya pencitraan negatif terhadap nama bang Toyib di kalangan masyarakat.
Selang beberapa tahun kemudian nama bang Toyib kembali populer. Setelah salah satu band pop melayu Indonesia yaitu Wali band membuat lagu dengan judul “Aku Bukan Bang Toyib” yang artinya mereka menggunakan nama bang Toyib pada lirik lagu mereka. Sama halnya dengan lagu “Bang Toyib” lagu ini pun di awal kemunculannya disambut dengan baik oleh penikmat musik di Indonesia terutama pop malayu dan dangdut. Sehingga begitu laku dipasaran dan imbasnya band yang mempopulerkannya yaitu Wali band juga mendapatkan popularitas sehingga dapat disejajarkan dengan band-band papan atas di Indonesia.

Lalu yang jadi pertanyaan adalah siapa bang Toyib pada lagu ini? Apakah dia orang yang sama dengan lagu sebelumnya? Dan kenapa lagu ini populer? Apakah ada hubungan antara lagu ini dengan lagu sebelumnya?...
Jika dilihat pada liriknya, di indikasi bahwa tokoh bang Toyib adalah bukan tokoh yang sama pada lirik lagu dangdut sebelumnya yaitu “Bang Toyib”, namun kita perhatikan lirik lagu berikut ini :
Sayang aku…
Bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang…



Lirik lagu pada bait pertama ini menjelaskan bahwa dia (penyanyi) dalam lagu ini menganalogikan dirinya bukan bang Toyib. Bang Toyib yang mana yang penyanyi maksudkan? Yaitu bang Toyib yang tak pulang-pulang, dan yang tak pasti kapan kedatangannya. Hal ini yang menindikasi bahwa bang Toyib yang di maksud pada lagu ini adalah bang Toyib yang sama dengan bang Toyib pada lagu sebelumnya. Adanya lirik lagu yang sama yaitu “tak pulang-pulang” dan sebelumnya ada kata “yang”, kata “yang” disini berfungsi sebagai penjelas bahwa dia (penyanyi) bukanlah bang Toyib yang ada pada lirik lagu “Bang Toyib” pada lagu dangdut yang populer sebelumnya, yaitu bang Toyib yang tak pulang-pulang .
Lirik lagu selanjutnya juga mempertegas bahwa dia menganalogikan dirinya bukan bang Toyib, perhatikan lirik lagu berikut ini :
Sabar sayang…
Sabarlah sebentar
Aku pasti pulang…
Karena aku bukan bang toyib
Dalam lirik ini jelas sekali bahwa dia (penyanyi) meyakinkan kekasihnya bahwa dia pasti pulang, karena dirinya bukan bang toyib. Kata “pasti” pada lirik ini berfungsi sebagai penegas bahwa dia (penyanyi) akan pulang karena dia bukan bang Toyib. Karena selama ini di kalangan masyarakat, bang Toyib dikenal sebagai seorang tokoh laki-laki yang tak pernah pulang menemui keluarganya. Maka seiring dengan semakin terkenalnya lagu ini juga image bang Toyib pun semakin negatif di kalangan masyarakat penikmat musik di Indonesia. Masyarakat seolah-olah di ingatkan kembali pada sosok bang Toyib yang sebelumnya masyarakat kenal dengan pencitraan negatif.
Seiring dengan kesuksesan bang Toyib meraih piala CITRA dengan IMAGE NEGATIF-nya dari kalangan masyarakat di Indonesia. Wali band pun meraih kesuksesannya dengan menggunakan strategi yang sama yaitu mengusung “Aku Bukan Bang Toyib” sebagai lagu andalan mereka dengan lirik lagu yang simple dan musik yang sangat easy listening. Yang disambut baik oleh sebagian besar penikmat musik di Indonesia, Wali band mampu memanfaatkan sejarah lagu “Bang Toyib” yang sangat fenomenal atas kemunculannya, dan  mereka hanya meminjam (menganalogikan) image negatif dari bang Toyib sehingga kesuksesan dapat diraih dua kali oleh Bang Toyib.
Dan akhir-akhir ini bang Toyib kembali mengisi telinga para penikmat musik di Indonesia. Apakah bang Toyib kembali dengan citra negatifnya? Lalu apakah dia adalah orang yang sama juga? Lalu apakah memiliki hubungan dengan lagu-lagu sebelumnya? Dan apakah bang Toyib akan mengulang kesuksesan untuk yang ketiga kalinya?...
Lagu dengan lirik lagunya menggunakan nama bang Toyib kembali mengisi telinga para penikmat musik di Indonesia. Setelah sebelumnya bang Toyib populer melalui lagu yang bergenre dangdut dan pop melayu, kini bang Toyib kembali mencoba peruntungannya melalui lagu dangdut namun ada yang berbeda pada pencitraan bang Toyib yang di tampilkan pada lagu dangdut ini.

Perhatikan lirik lagu berikut ini :
Happy happy happy my heart…
(senang senangnya hatiku)
Bang toyib comeback to my house…
 (bang toyib kembali ke rumahku)
Anak istri jadi gembira…
Makan bersama dengan mertua.
Jika kita perhatikan lirik lagu di atas, bang Toyib pada lirik lagu ini diceritakan kembali  pulang ke rumah, dan anak istrinya menjadi gembira lalu makan bersama dengan mertua. Lalu apakah ini adalah bang Toyib yang sama dengan lirik-lirik lagu sebelumnya? Kata “kembali” seolah memberitahu kita bahwa bang Toyib pernah pergi sebelumnya, dan pada lagu ini akhirnya dia kembali. Dan kata “kembali” juga seolah mempertegas bahwa bang Toyib pada lirik lagu ini adalah orang yang sama, karena pada lirik-lirik lagu sebelumnya diceritakan bahwa bang toyib pergi dan tak pulang-pulang.
Pada lagu ini bang toyib di citrakan sebagai seorang tokoh yang memiliki image baik, mungkin penyanyi ini ingin mengembalikan image negatif bang Toyib ke image yang positif. Karena pada larik-lirik lagu sebelumnya bang Toyib selalu mendapat pencitraan negatif, namun lagu ini tidak cukup berhasil mengembalikan image negatif bang Toyib ke image positif, mungkin karena di awal kemunculannya yang begitu populer, maka image negatif bang Toyib sudah tertanam dalam memori setiap masyarakat penikmat musik di Indonesia.
Sehingga di awal kemunculannya pun lagu ini kurang mendapat sambutan yang baik dari kalangan masyarakat penikmat musik di Indonesia. Alhasil penyanyi yang mempopulerkan lagu ini pun tidak mendapatkan popularitas sebagaimana penyanyi-penyanyi sebelumnya yang populer karena mempertahankan image bang Toyib. Dan pada akhirnya bang Toyib tetap mempertahankan image negatifnya karena usaha mengembalikan image buruk ke image baiknya tidak berhasil.



Signature by           
                      DAENG LIRA